Klik REGISTER dapatkan dolar

Saturday, December 29, 2012

Pemprov Bali Tanggung Pasien Cuci Darah Seumur Hidup

DENPASAR--MICOM: Pemerintah Provinsi Bali mulai tahun depan akan menanggung seumur hidup biaya pasien yang harus menjalani cuci darah (hemodialisa)di daerah itu. 

"Kalau memang indikasinya harus cuci darah, tidak ada jalan lain ya harus cuci darah. Jika tidak, maka akan terjadi keracunan dan membahayakan otak pasien," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya di Denpasar, Selasa (18/12). 

Tanggungan biaya cuci darah seumur hidup tersebut, ujarnya, merupakan bagian dari program perluasan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) pada 2013. Saat ini di Bali terdapat sekitar 1.250 pasien yang harus menjalani cuci darah. Sedangkan alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk membayar klaim hemodialisatersebut berkisar Rp50 miliar sampai Rp70 miliar. 

Terkait dengan belum semua rumah sakit daerah yang memiliki ruang cuci darah, pasien tersebut bisa dirujuk ke rumah sakit terdekat yang melayani hemodialisa. "Kami harapkan rumah sakit daerah bisa segera memiliki ruang hemodialisa, sehingga mampu meningkatkan pelayanan. Rumah sakit swasta tipe D saja mampu melayani hemodialisa, kenapa rumah sakit daerah tipe C belum mampu?" ucapnya. 

Terhadap berbagai peralatan yang dimiliki oleh rumah sakit daerah yang sampai saat ini alatnya belum diregenerasi, Suarjaya mengharapkan agar setiap rumah sakit daerah memikirkan pembaharuannya. "Hal ini mengingat teknologi peralatan untuk penunjang di rumah sakit terus berkembang dan memiliki akurasi yang semakin tepat," katanya. (Ant/OL-01)


sumber

Thursday, December 27, 2012

Apa yang Terbaik untuk Mata Anak? Ini Kata Para Ahli

   Mata seringkali dikatakan sebagai jendela dunia karena itu kesehatannya harus dijaga dengan baik. Lalu hal-hal apa saja yang baik untuk mata anak? Berikut ini kata para ahli mengenai kesehatan mata anak.

"Apapun yang baik untuk tubuh Anda baik juga untuk mata, terutama sayuran," ujar Dr ames McDonnell, profesor ophtalmology dari Loyola University Health System and the Stritch School of Medicine di Chicago, seperti dikutip dari HealthDay, Kamis (27/12/2012).

Sebagian besar orang tahu kalau wortel baik untuk kesehatan, tapi selain itu hal apa lagi yang orang tua perlu tahu dalam menjaga mata anak-anaknya yaitu:

1. Seberapa sering anak perlu diperiksa penglihatannya ke dokter?
Umumnya anak-anak tidak memerlukan pemeriksaan mata tambahan, namun orang tua direkomendasikan untuk memeriksa penglihatan anaknya setiap tahun. Namun jika anak mengalami kesulitan melihat, sakit di mata atau tidak memiliki keselarasan dalam penglihatan, sebaiknya konsultasikan ke spesialis mata.

2. Anak-anak tidak selalu pakai kacamata, apakah bisa berbahaya?
McDonnell mengatakan jawaban untuk pertanyaan ini tergantung dari resep kacamata yang diberikan dokter. Secara umum, jika dokter telah meresepkan kacamata maka sebaiknya selalu dipakai.

"Kacamata membantu otak berkembang dengan baik pada usia kritis sehingga tidak menerima masukan yang kabur dari mata. Jika sulit membuat anak memakai kacamata, cobalah tanyakan ke dokter apakah pemakaian off-and-on menimbulkan masalah atau tidak," ujar McDonnell.

3. Pra-remaja ingin pakai lensa kontak, apakah bisa?
Usia pemakaian lensa kontak tergantung pada tingkat kematangan anak. Beberapa dokter biasanya tidak meresepkan lensa kontak sampai anak berusia 12-15 tahun, karena perlu perawatan khusus dan anak sebaiknya sudah cukup dewasa.

Meski begitu, orang tua tetap perlu memeriksa untuk memastikan anak-anaknya mengikuti teknik penggunaan dan perawatan lensa kontak yang tepat, termasuk tidak menggunakannya saat tidur.

4. Terlalu lama di depan komputer bisa menyakiti mata anak?
McDonnel mengungkapkan efek paling buruk jika terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar adalah menyebabkan ketegangan mata, dan bahkan disamakan seperti melakukan push-up selama 3 jam.

Sebaiknya berikan batasan waktu berapa lama anak boleh di depan komputer dan biasakan anak memberi waktu istirahat bagi mata dengan melihat hal di luar atau ruangan sekitar.

5. Apa yang harus dilakukan untuk melindungi mata anak dari cedera?
Sesuatu yang tampak sepele seperti kuku anak bisa menyebabkan cedera yang serius, karena itu orang tua perlu memperhatikan kondisi kuku dari si anak dan mengajarkannya untuk tidak mengucek-ngucek mata.

Selain itu, dianjurkan anak memakai pelindung mata selama olahraga atau kegiatan tertentu yang menggunakan bola atau benda kecil. Karena jika ada sesuatu yang menembus mata bisa menjadi luka dan daerahnya sangat peka sehingga kadang sulit diatasi.

Sumber

Thursday, December 20, 2012

10 Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Setelah Berolahraga


Apa yang Anda makan tepat setelah selesai berolahraga lebih penting daripada apa yang Anda makan di sisa hari. Kesalahan memilih makanan setelah berolahraga dapat menyebabkan tubuh kesulitan memulihkan energi yang hilang.

Makanan terbaik pasca olahraga adalah yang menggabungkan air, karbohidrat kompleks dan sejumlah protein. Tubuh menggunakan glukosa (gula) untuk bahan bakar selama berolahraga, sehingga ketika selesai olahraga, Anda membutuhkan makanan yang dapat meningkatkan gula darah.

Tetapi perhatikan baik-baik, bahwa peningkatan gula darah tersebut haruslah bertahap dan tidak melonjak secara tiba-tiba.

Seperti dilansir ivillage, Jumat (21/12/2012), untuk mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya dihindari setelah berolahraga, perhatikan ke-10 daftar makanan berikut ini:

1. Daging olahan
Daging olahan mengandung lemak jenuh tingkat tinggi yang dapat memperlambat pencernaan. Padahal tubuh membutuhkan protein yang mudah dicerna agar mendapatkan asupan energi dengan cepat. Pilihlah makanan yang mengandung protein sehat seperti daging dan dada ayam tanpa kulit.

2. Sayuran mentah
Meskipun sayuran mentah mengandung nutrisi tinggi, tetapi nutrisi sayuran saja tidak cukup untuk mengembalikan kekuatan tubuh setelah berolahraga. Setelah melakukan aktivitas fisik yang berat, tubuh memerlukan nutrisi yang lebih besar dari nutrisi sayuran mentah untuk membantu menyembuhkan otot, menjaga metabolisme dan tingkat energi.

3. Soda dan minuman rasa buah
Konsumsi soda dan minuman rasa buah memang harus dihindari setiap saat, terutama setelah berolahraga karena kandungan gulanya yang tinggi. Tubuh membutuhkan pemulihan yang stabil dan bertahap setelah latihan, tetapi konsumsi gula menyebabkan efek yang berlawanan.

Untuk mengobati rasa haus setelah berolahraga karena tubuh kehilangan zat elektrolit, minumlah air putih atau air kelapa. Keduanya adalah pilihan sehat yang alami dan bebas gula buatan.

4. Camilan asin
Makan makanan yang mengandung garam berlebih setelah latihan dapat mengganggu keseimbangan mineral dan air dalam tubuh. Setelah tubuh mengeluarkan keringat, Anda perlu mengisi elektrolit, termasuk sodium. Tetapi jika jumlahnya berlebihan dapat menyebabkan perut kembung.

5. Roti putih
Roti putih terbuat dari pati yang dapat diubah menjadi gula dengan sangat cepat. Tubuh akan kesulitan membangun kekuatan kembali setelah berolahraga karena gula hanya dapat memberikan lonjakan energi sesaat saja.

6. Permen
Permen termasuk makanan yang terlarang setelah latihan karena tidak memberikan manfaat bagi tubuh dan mengandung banyak gula. Sebaliknya, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Sports Nutrition menunjukkan bahwa susu coklat dapat menjadi pilihan minuman untuk pemulihan otot yang optimal karena menyediakan karbohidrat, kalsium, protein dan kadar air tinggi.

7. Sereal olahan
Beberapa sereal dapat mengandung gula berlebih yang memberikan efek buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi setelah berolahraga. Sereal olahan kadang juga menghapuskan nutrisi penting seperti vitamin dan mineral, sehingga berhati-hatilah jika memilih produk sereal.

8. Kue-kue
Kue-kue seperti donat mengandung lemak jenuh yang dapat menyumbat arteri dan tidak akan membantu pemulihan tubuh setelah berolahraga. Bahan-bahan seperti tepung halus, gula dan bahan berlemak dalam kue tidak menawarkan nutrisi yang cukup untuk memulihkan tubuh.

9. Telur goreng mentega
Sebenarnya telur baik untuk dikonsumsi setelah berolahraga karena kandungan protein dan kolinnya yang mampu mengembalikan tingkat energi dan menjaga kesehatan jantung. Namun manfaat ini hilang ketika telur digoreng dengan minyak atau mentega yang mengandung lemak tinggi.

Anda dapat memilih alternatif yang lebih sehat yaitu dengan merebusnya. Telur rebus lebih mudah dimakan di mana saja dan kaya nutrisi tanpa perlu mendapatkan tambahan lemak jenuh ketika digoreng, apalagi dengan mentega.

10. Kentang goreng
Kentang goreng hanya menawarkan lemak, pati, dan sodium, yang telah kehilangan nutrisi protein sehingga tidak dapat memulihkan tubuh setelah berolahraga.



sumber
Kelamaan menangis memang bisa membuat mata merah dan bengkak. Namun dibalik itu, menangis atau mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat mujarab yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja?

Read more: http://unikdong.blogspot.com/2012/05/6-manfaat-menangis-untuk-kesehatan.html
Sumber : Unikdong.blogspot.com
http://2.bp.blogspot.com/-ySa_oTcY-rI/TYqYIMpdoBI/AAAAAAAAAEI/ob8tAWyk2TY/s1600/cry.jpg Kelamaan menangis memang bisa membuat mata merah dan bengkak. Namun dibalik itu, menangis atau mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat mujarab yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja? Dikutip dari Beliefnet, ini dia enam manfaat air mata yang bisa Anda dapatkan setelah menangis atau mengeluarkan air mata.

Read more: http://unikdong.blogspot.com/2012/05/6-manfaat-menangis-untuk-kesehatan.html
Sumber : Unikdong.blogspot.com
http://2.bp.blogspot.com/-ySa_oTcY-rI/TYqYIMpdoBI/AAAAAAAAAEI/ob8tAWyk2TY/s1600/cry.jpg Kelamaan menangis memang bisa membuat mata merah dan bengkak. Namun dibalik itu, menangis atau mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat mujarab yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja? Dikutip dari Beliefnet, ini dia enam manfaat air mata yang bisa Anda dapatkan setelah menangis atau mengeluarkan air mata.

Read more: http://unikdong.blogspot.com/2012/05/6-manfaat-menangis-untuk-kesehatan.html
Sumber : Unikdong.blogspot.com

Wednesday, December 19, 2012

6 Cara Pintar Penuhi Kebutuhan Protein untuk Tumbuh Kembang Balita


Balita memerlukan pemenuhan nutrisi yang seimbang di usianya agar dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat. Salah satu nutrisi yang diperlukan oleh balita untuk tumbuh adalah protein, sehingga orang tua perlu memenuhi kebutuhannya.

Protein merupakan senyawa organik dalam makanan yang bermanfaat untuk membangun jaringan baru pada tubuh, memperbaki jaringan tubuh yang telah rusak, dan sumber pertahanan tubuh. Protein dapat diperoleh dari sumber hewani seperti daging, hati, ikan, kerang, udang, ayam, telur dan susu, serta dari sumber nabati seperti kedelai, kacang, beras, jagung, dan kelapa.

Tetapi balita mungkin membutuhkan porsi protein yang berbeda. Berikut adalah 6 cara pintar yang perlu Anda perhatikan dalam memenuhi kebutuhan protein balita, seperti dilansir whattoexpect, Kamis (20/12/2012):

1. Mengetahui jumlah kebutuhan protein anak
Balita memang belum begitu banyak membutuhkan asupan protein, namun tetap harus dipenuhi untuk kepentingan pertumbuhannya. Balita usia 1-3 tahun hanya mmebutuhkan sekitar 13 gram protein setiap hari, sementara balita usia 4-5 tahun membutuhkan protein sebanyak 19 gram setiap hari.

Sebagai acuan referensi jumlah protein yang terkandung dalam makanan, satu butir telur menawarkan sekitar 7 gram protein, satu cangkir susu mengandung sekitar 8 gram protein, setengah cangkir yogurt mengandung sekitar 5 gram protein, dan satu sendok makan selai kacang mengandung protein sekitar 4 gram.

2. Memberikan asupan susu
Susu merupakan sumber protein yang baik dan banyak disukai oleh anak-anak. Anda dapat menambahkan susu ke dalam sereal sarapannya anak atau menyajikannya langsung. Tetapi yang perlu Anda ingat adalah jangan terlalu banyak menambahkan gula pada susu untuk mencegah kegemukan dan karies gigi.

3. Mengenalkan yogurt sebagai makanan penutup
Sajikan yogurt dengan beberapa iris buah apel, pir, atau plum sebagai makanan penutup. Anak-anak biasanya akan menyukai sumber protein dengan rasa yang sedikit asam ini, sehingga Anda tidak akan kesulitan untuk memberikan yogurt pada anak.

4. Sajikan makanan dengan bentuk yang menarik
Anak mungkin tidak akan tertarik untuk makan makanan yang baru dikenalnya, sehingga Anda harus menyajikan makanan semenarik mungkin. Potonglah daging ayam atau keju ke dalam bentuk kubus kecil-kecil dan sajikan dengan cara mencelupkan ke dalam saus tomat agar anak lebih tertarik.

5. Berikan protein dari kacang-kacangan
Selai kacang adalah sumber protein alami yang sangat baik, tapi pastikan untuk mengoleskannya tipis-tipis di atas roti agar tidak membuatnya tersedak. Perkenalkan juga si kecil dengan beberapa jenis makanan seperti kacang tanah, kacang mete, atau kacang ijo yang dibuat bubur. Tetapi sebelumnya pastikan terlebih dahulu apakah balita Anda memiliki alergi terhadap kacang atau tidak.

6. Memberikan asupan protein ikan
Ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat sehat, ditambah lagi ikan mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk perkembangan otak anak. Pilihlah ikan seperti nila, salmon, dan sebagainya yang disajikan dalam bentuk suwiran kecil-kecil.


sumber

Distribusi sudah dilaksanakan

Kegiatan pendistribusian


Pendistribusian buku pedoman penyelenggaraan JKBM, brosur, dan poster alur rujukan pelayanan kesehatan sudah didistribusikan ke kabupaten buleleng, dan rumah sakit kabupaten buleleng pada hari kamis 20 desember 2012.

Diharapkan kepada dinas kesehatan kabupaten buleleng agar segera mendistribusikan buku, brosur, dan poster JKBM ke seleruh puskesmas yang ada di kabupaten buleleng.

Untuk kabupaten selain buleleng, maupun rumah sakit yang ada di kabupaten/kota se-bali dapat mengambil langsung ke UPT JKMB, sehingga dapat mempercepat kegiatan pendistribusian.

dari informasi yang kami dapat, dinas kabupaten klungkung dan rumah sakit di klungkung rencananya akan mengambil buku, poster, brosur besok hari jumat 20 desember 2012. selanjutnya dari dinas kabupaten klungkung akan mendistribusikan kembali ke semua puskesmas yang ada di klungkung.

batas terakhir pengambilan buku, poster, dan brosur diharapkan sampai akhir desember 2012 di UPT JKMB.

selain dinas kab/kota dan rumah sakit kab/kota, kami juga mendistribusikan buku ke lintas sektor, berikut listnya :

No Nama  Jenis Barang Banyak
Jumlah Satuan
1 Gubernur Bali Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 1 Buku
2 Wakil Gubernur Bali Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 1 Buku
3 DPRD Provinsi Bali Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 2 Buku
4 Sekretaris Daerah Provinsi Bali Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 1 Buku
5 Asisten dilingkungan Pem.Prov.Bali Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 3 Buku
6 Inspektorat Provinsi Bali Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 1 Buku
7 Kepala Bappeda Provinsi Bali  Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 2 Buku
8 Kepala Biro Keuangan Setda Prov.Bali Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 3 Buku
9 Kepala Biro Humas Setda Prov.Bali Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 1 Buku
10 Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Bali Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 1 Buku
11 Kepala Biro Pemerintahan Setda Bali Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 2 Buku
12 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 1 Buku

No Nama  Jenis Barang Banyak
Jumlah Satuan
1 Kepesertaan UPT JKMB Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 4 Buku
2 Pelayanan Kesehatan UPT JKMB Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 4 Buku
3 TU UPT JKMB 1. Buku Pedoman Penyelenggaraan JKBM 5 Buku
2. Leaflet JKBM 2 Lembar

Jangan Biarkan Program Kesehatan Melempem!



Jakarta, Angka kematian ibu hamil dan bayi baru lahir di Indonesia masih terbilang tinggi. Kementerian Kesehatan telah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka ini. Namun program-program tersebut tak akan sukses jika pemerintah daerah tidak ikut berperan aktif.

"Saat zaman sentralisasi dulu, menteri kesehatan punya tangan yang kuat lewat kanwil kesehatan yang membawahi dinas kesehatan. Jadi andaikata menkes turun ke bawah menemui puskesmas yang tidak bagus, menkes bisa memecat. Tapi kita sekarang tidak bisa," kata Slamet Riyadi Yuwono, Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kemenkes RI dalam acara Semiloka Pembelajaran Terpadu di Ballroom Hotel Crowne Jakarta, Rabu (19/12/2012).

Slamet menuturkan sistem sentralisasi memang tak lagi bisa dipertahankan. Maka ketika pemerintah pusat lewat kementerian kesehatan turun ke daerah, pemerintah akan menanyai apa yang menjadi kebutuhan di sana. Daerah berusaha menyelesaikan masalahnya sendiri, kalau ada yang belum bisa diselesaikan baru bisa meminta bantuan pemerintah pusat.

Saking pentingnya kebijakan di daerah untuk mendukung keberhasilan program pemerintah, Slamet menjelaskan bahwa seringkali peraturan pusat bisa mental akibat kebijakan yang diterapkan di daerah. Misalnya klaim Jampersal yang sempat diberikan Rp 30 ribu per pasien. Para bidan banyak yang enggan bergabung karena merasa jumlah uang yang didapat kurang setimpal.

Akibatnya, pasien bersalin ramai-ramai dirujuk ke rumah sakit sehingga angka kematian ibu hamil begeser dari rumah ke rumah sakit. Pemerintah kemudian mengganti biaya klaim jampersal menjadi Rp 500.000. Tapi ternyata masih ada bidan yang enggan bergabung karena ternyata hanya mendapat Rp 200.000, sisanya mauk kas pemda.

"Kami tidak lagi bisa memberi instruksi teknis yang detail, tetapi hanya memberi panduan-panduan saja. Tapi lesson learnt bisa ditularkan ke tempat lain. Kita bisa membandingkan program keberhasilan di daerah dengan daerah lain. Seringkali kita lihat ada beberapa model yang tidak berhasil karena penerapan di tiap daerah berbeda," terang Slamet.

Kembali pada masalah penekanan angka kematian ibu hamil dan bayi, Slamet menekankan agar penanganannya dimulai sedini mungkin. Misalnya bisa dimulai dari menangani problem remaja dengan mengajarkan bagaimana cara menjadi calon suami dan istri yang baik.

Selain itu juga perlu perlu dilakukan pengkajian besar karena 3 penyebab utama kematian ibu hamil di Indonesia masih berkutat seputar adalah infeksi, perdarahan dan preeklamsia. Untuk masalah kesehatan bayi, berfokus pada program 1.000 hari kehidupan akan mempengaruhi kesehatan seseorang sampai usianya renta. Masuk ke sekolah, layanan UKS juga perlu diperkuat.



Tuesday, December 18, 2012

Ada Benjolan Antara Paha dan Selangkangan, Apakah Itu Kanker?


Dokter, di sendi sebelah kanan antara paha dan selangkangan saya ada sebuah benjolan sebesar kelereng. Bagaimana saya mengetahui apakah itu kanker atau bukan dok? Karena saya merasa sangat khawatir dengan hal ini.

Dan saat ini saya menderita gatal-gatal di sekitar penis saya. Setelah saya tanyakan pada teman-teman saya, mereka juga pernah mengalaminya, namun saya takut apakah gatal-gatal itu ada hubungannya dengan benjolan itu? Saya tunggu jawabannya dok.

Reno (Pria Lajang, 23 tahun), renoXXXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 173 cm dan Berat Badan 70 kg

Jawaban

Kalau hanya gatal saja, bisa saja kemungkinan hanya adanya jamur akibat kurangnya kebersihan.

Sehubungan dengan benjolan tersebut, Bapak dapat melakukan pemeriksaan awal dengan cara melakukan USG langsung pada benjolan tersebut. Dan jika hasil USG masih kurang jelas, Bapak dapat melakukan pemeriksaan biopsy, serta melakukan cek darah total untuk mengetahui apakah benjolan tersebut kanker atau bukan.

Prof. Dr. Li Yuan Zhong
Adalah dokter di Rumah Sakit Modern Hospital Cancer, Guangzhou yang merupakan rumah sakit swasta yang telah diakui Departement Kesehatan Pemerintah China, dibawah naungan yayasan group 'Bo Ai'.

Pusat konsultasi cabang di Jakarta ada di Gedung Menara Citicon Lantai 11 Blok C2, Jl. Jend S Parman kavling 72 slipi, Jakarta Barat. Nomer telepon: (021) 999 333 80, (021) 920 88881, (021) 2930 8708, (021), 2930 8709 0818197758.

Cabang Surabaya di Jl HR Muhammad 75A Surabaya, dan no telp 031-7315222.
Alamat Website:
www.cancerhospital.co.id
http://www.asiancancer.com/


Meningkatkan Integrasi dan harmonisasi dalam penyediaan obat program di Kabupaten/Kota dan di Provinsi Bali.


Pembangunan kesehatan di Provinsi Bali saat ini dihadapkan pada beban ganda, disatu pihak penyakit menular seperti DBD, TB, HIV/AIDS, Malaria masih merupakan masalah kesehatan, di lain pihak telah terjadi peningkatan kasus penyakit-penyakit tidak menular seperti Diabetes Militus, stroke, penyakit jantung dan lain-lain. Ditambah masih adanya kasus Rabies di Bali dan ancaman penyakit lainnya yang berpotensi wabah. Dalam penaggulangan berbagai masalah tersebut, maka upaya promotif preventif yang harus terus dioptimalkan didukung dengan upaya-upaya kuratif dan rehabilitatif. Ketersediaan obat-obatan untuk berbagai penyakit diatas menjadi point penting yang harus direncanakan dengan baik sehingga ketersediaanya mendukung dalam upaya penanggulangannya.Demikian beberapa hal yang disampaikan Bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, MPPM dalam acara Pertemuan Integrasi, Harmonisasi dan Evaluasi Obat Program Kesehatan di Provinsi/Kabupaten/Kota tahun 2012 yang diselenggarakan oleh Seksi Sertifikasi, Perijinan dan Perbekalan Kesehatan di hotel Harris Riverview, 12-13 september 2012. Lebih jauh beliau menyampaikan agar meningkatkan komunikasi antar lintas program dalam perencanaan obat-obat program sehingga obat-obat yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan.
Peningkatan integrasi dan harmonisasi dalam penyediaan obat program juga ditekankan oleh Ibu Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Made Laksmiwati. Dari hasil evaluasi dilaksanakan, masih ditemukan ada kendala dalam mewujudkan hal tersebut, sehingga beliau berharap melalui pertemuan ini akan ada upaya-upaya kongkrit yang bisa mendukung ketersediaan obat program di kabupaten/kota dan di provinsi. Salah satunya adalah meningkatkan upaya advokasi anggaran untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pengurangan anggaran untuk obat program dari pusat maupun dari bantuan luar negeri. Disampaikan juga bahwa kabupaten/kota dan provinsi dalam menyusun perencanaan harus berbasis data dan terpadu sehingga penyediaan dan distribusi obat menjadi lebih optimal.
Pertemuan yang berlangsung dua hari itu juga mendatangkan dua narasumber dari Kemenkes RI yaitu Direktur Bina Oblik dan Perbekalan Kesehatan dan Kasubdit Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan. Masalah-masalah terkait pengelolaan obat publik yang terjadi di Kabupaten/kota dan Provinsi didiskusikan bersama untuk mencari upaya pemecahannya.
Pertemuan yang dihadiri Kepala Seksi Farmasi, Kepala Instalasi Farmasi dan Pengelola Obat Program dari masing-masing Kabupaten/Kota dan Provinsi tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan, yaitu:
1.      Dalam pengelolaan obat program sangat penting ditingkatkan upaya integrasi dan harmonisasi antara pengelola obat dan pengelola program mulai dari proses perencanaan sampai dengan Pelaporan.
2.      Keterpaduan dalam pencatatan dan Pelaporan agar dioptimalkan dengan meningkatkan koordinasi dan komunikasi terkait form pelaporan dan waktu pelaporan sehingga pencatatan dan pelaporan dapat dilakukan dengan akurat dan tepat waktu.
3.      Komunikasi antara Pusat, provinsi dan Kabupaten/kota agar lebih dimaksimalkan dalam pengelolaan obat sehingga tidak terjadi permasalahan terkait adanya obat yang tidak sesuai dengan kebutuhan atau obat yang mendekati masa kadaluarsa.
4.      Pusat atau Provinsi yang mengirim barang/obat ke kabupaten/kota agar mencantumkan harga, alokasi dan surat pemberitahuan.
5.      Akan diadakan review terhadap obat pelayanan kesehatan dasar oleh masing-masing kabupaten/kota.
6.      Kalau ada rencana pemusnahan obat di kabupaten/kota agar bersurat ke Direktorat Bina Oblik untuk mohon petunjuk tatacara pemusnahan obat (Penerbitan SK Menkes mengenai Pedoman pemusnahan obat masih dalam proses). (Sumber: Seksi Sertifikasi, Perijinan dan Perbekkes)


Monday, December 17, 2012

Laporan perangkat dan absen

Menjelang akhir tahun 2012 diharapkan seluruh operator E-JKBM mengkumpulkan laporan terkait dengan perangkat keras maupun aplikasi e-jkbm di semua puskesmas, rumah sakit jejaring dan dinas kesehatan kab/kota di bali selambat-lambatnya tgl 20 desember 2012 di UPT JKMB..
hal ini penting untuk menunjang kemajuan program jaminan kesehatan bali mandara ini. jika ada kerusakan perangkat keras ataupun pada aplikasi e-jkbm, pihak vendor atau pihak-pihak terkait lainnya dapat segera memperbaiki kerusakan sebagaimana mestinya. sehingga program jaminan kesehatan bali mandara dapat berjalan sesuai dengan keinginan dan dirasakan masyarakat

Buku, Poster, dan Brosur JKBM

Kegiatan pendistribusian

kegiatan pendistribusian poster alur rujukan pelayanan kesehatan peserta JKBM dan brosur JKBM serta buku pedoman penyelenggaraan program jaminan kesehatan bali mandara sedang dilakukan di UPT JKMB (jaminan kesehatan masyarakat bali)

Buku pedoman penyelenggaraan

Poster alur rujukan pelayanan kesehatan peserta JKBM

rencana pendistribusiannya akan dilakukan minggu ini ke semua puskesmas, rumah sakit jejaring, dan dinas kesehatan kabupaten/kota.


rencananya pelayanan jaminan kesehatan bali mandara ini akan masuk ke rumah sakit swasta dan akan meluas terus sehingga lebih memudahkan masyarakat (khusunya masyarakat bali) untuk mendapatkan pelayanan JKBM.




selain itu, program ini sudah dikembangkan secara terkomputerisasi agar dapat meningkatkan kinerja dan mempercepat layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.


Friday, December 14, 2012

Info Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM)

Jaminan Kesehatan masyarakat di Bali yang dikenal dengan nama Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) adalah jaminan Kesehatan yang dikembangkan di Provinsi Bali sejak 1 Januari tahun 2010, dalam rangka memberikan keadilan bagi masyarakat Bali dalam bidang pelayanan kesehatan. Hasil evaluasi ditahun 2010 telah diberikan pelayanan kesehatan baik rawat jalan maupun  rawat inap baik di Puskesmas dan Rumah sakit  kepada lebih dari satu juta orang  peserta JKBM. 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes