Klik REGISTER dapatkan dolar

Saturday, January 26, 2013

Prosedur pelayanan JKBM


Prosedur untuk memperoleh pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan  Bali Mandara, sebagai berikut:   
1.   Pelayanan Kesehatan Dasar
a.      Peserta yang memerlukan pelayanan kesehatan dasar (non emergency) harus ke Puskesmas dan jaringannya terlebih dahulu. Bila kunjungan dilakukan diluar jam kerja puskesmas, maka pelayanan kesehatan dasar dapat dilakukan di Puskesmas Perawatan atau Poliklinik umum RSUD.
b.    Untuk keadaan gawat darurat, peserta JKBM dapat langsung menuju ke puskesmas dan jaringannya atau ke RS jejaring JKBM terdekat.
c.    Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, peserta harus menunjukkan identitas peserta JKBM (ketentuan kepesertaan lihat Bab III).

2.   Pelayanan Kesehatan Tingkat Lanjut
a.    Apabila peserta JKBM memerlukan pelayanan kesehatan Tingkat Lanjut (RJTL dan RITL), dirujuk dari Puskesmas dan jaringannya ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjut dengan disertai surat rujukan dan identitas kepesertaan Jaminan Kesehatan Bali Mandara yang ditunjukkan sejak awal sebelum mendapatkan pelayanan kesehatan, kecuali dalam keadaan emergency dapat langsung ke pelayanan kesehatan tingkat lanjut dan identitas peserta JKBM dapat disusulkan kemudian dalam waktu 2 x 24 jam (2 hari kerja). Namun sebagai jaminan, Rumah Sakit dapat meminta panjar kepada pasien JKBM yang akan dikembalikan setelah melengkapi identitas sebelum 2 x 24 jam. Sebagai contoh pasien masuk RS hari Jumat malam, maka persyaratan/identitas peserta JKBM dapat dipenuhi pada hari Senin sampai Selasa.


Dalam keadaan non emergency, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tingkat lanjut diperlukan Surat Rujukan.
Dalam keadaan emergency, peserta JKBM dapat dilayani disemua PPK Provinsi Bali . Bagi PPK Non Jejaring JKBM setelah kondisi emergency teratasi wajib merujuk ke rumah sakit jejaring JKBM terdekat.
 
 




b.    Pelayanan Tingkat Lanjut yang dimaksud dalam point  2.a. meliputi:
-      Pelayanan rawat jalan spesialistik di rumah sakit.
-      Pelayanan rawat inap kelas III di rumah sakit dan tidak diperkenankan pindah kelas atas permintaannya.
-      Pelayanan obat-obatan
-      Pelayanan rujukan spesimen dan penunjang diagnostik lainnya.
c.    Identitas kepesertaan JKBM tersebut diatas dan surat rujukan dari Puskesmas dibawa ke loket JKBM untuk diverifikasi kebenaran dan kelengkapannya untuk selanjutnya dikeluarkan keabsahannya sebagai peserta JKBM untuk selanjutnya peserta mendapatkan pelayanan kesehatan.
d.     Apabila terjadi penempatan pasien JKBM diluar kelas III oleh karena kelas III penuh, klaim akan tetap dibayarkan sesuai dengan kelas III.
e.    Untuk kasus kronis tertentu yang memerlukan perawatan berkelanjutan dalam waktu lama, surat rujukan dapat berlaku selama 1 bulan (seperti Diabetes Mellitus, Hipertensi, PPOK dan lain-lain). Untuk kasus gangguan jiwa, surat rujukan dapat berlaku sampai dengan 3 bulan.
f.     Agar pelayanan berjalan dengan lancar, RS. bertanggungjawab untuk menjamin ketersediaan alat medis habis pakai, obat dan darah.
Pada kasus-kasus gawat darurat, bila peserta belum mampu menunjukkan identitas kepesertaannya diberikan kesempatan selama 2 x 24 jam hari kerja untuk melengkapi identitas kepesertaannya atau dengan merujuk data base kepesertaan yang ada.
 
Bagi sarana pelayanan kesehatan penerima rujukan, agar memberikan jawaban atas pelayanan rujukan (rujukan balik) ke sarana pelayanan kesehatan yang merujuk disertai tindak lanjut yang harus dilakukan.
 
 







0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes